Pilihan Lantai Tahan Air Untuk Hunian Atau Proyek Anda

Admin 19 November 2018

Ingin memiliki proyek atau hunian yang terkesan mewah, hangat, dan klasik namun khawatir akan masalah air yang sering menyerang lantai kayu? Berikut ini adalah dua pilihan yang dapat menjawab kebutuhan Anda.
 

Lantai vinyl tahan air

 
Teknologi lantai vinyl sudah semakin berkembang sejak pertama kalinya diperkenalkan di Chicago World’s Fair pada tahun 1933. Sekarang, flooring ini sudah menjadi salah satu pilihan lantai yang sangat populer dan diminati oleh karena bentuknya yang makin menyerupai kayu asli, harganya yang tidak mahal, dan ketahanannya akan banyak hal termasuk air.
 
Sebenarnya ada cukup banyak brand yang secara khusus memproduksi lantai vinyl anti air. Anda bisa memasang lantai “kayu” pada kamar mandi, dapur, dan ruang bawah tanah untuk kesan natural tanpa perlu khawatir akan jamur dan sebagainya.
 
Umumnya lantai vinyl tersebut juga tahan noda, lecet atau goresan, dan bengkokan. Flooring ini juga sangat cocok untuk area yang sering dilalui. Warnanya juga sangat bervariasi dengan corak dan pola yang juga beragam, memberikan kesan yang mewah.
 
Meski memiliki brand khusus yang waterproof, lantai vinyl sebenarnya adalah flooring yang sifatnya lebih tahan air daripada lantai kayu tiruan lainnya. Keunggulan lain dari vinyl adalah kenyamanan untuk kaki Anda karena lantai ini lebih empuk daripada pilihan lainnya.
 
Selain itu, lantai vinyl akan terlihat indah di seluruh ruangan oleh karena variasinya. Anda juga dapat memasangnya di lantai dasar (subfloor) yang beragam seperti semen, keramik, granit, dan laminate. Kelemahan vinyl yang utama adalah segala sesuatu yang tajam, karena flooring ini cukup mudah sobek. 
 

 

Lantai laminate tahan air

 
Apakah Anda pernah melihat bentuk lantai laminate jaman dulu? Jika pernah, maka Anda jangan bandingkan yang dulu dengan yang sekarang. Laminate modern tidak menguning dan mudah retak. Selain itu, warnanya juga lebih cerah dan sudah terlihat mewah seperti kayu asli atau batu alam.
 
Namun Anda perlu mengetahui bahwa tahan air dan anti air adalah dua hal yang berbeda. Biasanya, lantai laminate terbuat dari campuran resin yang diletakkan di atas papan serpihan kayu lalu diberi lapisan supaya tahan lama. Bila dilihat dari pembuatannya, laminate adalah flooring yang tahan air, tapi tidak benar-benar waterproof. 
 
Artinya, jika Anda meninggalkan percikan atau genangan air pada waktu yang terlalu lama, maka air tersebut dapat meresap ke dalam lantai.
 
Kabar baiknya, laminate adalah lantai yang masih tahan akan masalah air yang biasanya terjadi sehari-hari, misalnya percikan air dari wastafel atau dapur. Anda hanya perlu memastikan bahwa air tersebut segera dibersihkan dan menjaga lantai agar tetap kering. Namun apabila Anda khawatir akan banjir, maka laminate bukanlah pilihan yang tepat. 
 
Kesimpulannya, lantai laminate adalah flooring yang tahan air, mudah dirawat, dan tahan lama. Memasangnya juga tidak susah dan tidak membutuhkan lantai dasar, lalu harganya juga kurang lebih sama dengan lantai vinyl, bahkan ada juga yang lebih murah.
 
Yang perlu diingat, laminate tidak sepenuhnya anti air, namun bahannya tetap tahan akan air dan cukup kuat untuk masalah air yang umumnya terjadi. Lalu, laminate juga tidak terasa empuk seperti lantai vinyl.