Perkembangan Lantai Kayu Indonesia Beserta Jenisnya

Admin 21 Juni 2018

Sejak puluhan tahun lalu, alas lantai dari kayu adalah hal yang sudah digandrungi dan dicari-cari oleh konsumen barat. Terdapat 4 musim di sana termasuk musim dingin, dan mungkin itulah yang membuat kayu laris oleh karena kemampuannya untuk membuat rumah terasa hangat. Dan karena banyaknya demand serta bahan tidak murah, harga lantai ini menjadi mahal dan identik dengan kekayaan.

 

Sedangkan, kepopuleran lantai kayu Indonesia baru ada dalam 10 hingga 15 tahun terakhir saja. Alasan utamanya adalah harga. Dulu, lantai ini hanya ada dalam jenis solid atau hardwood dan memang hanya bisa dibeli oleh orang-orang yang sangat kaya saja.

 

Akan tetapi, teknologi terus berkembang sehingga para penduduk Indonesia bisa menikmati estetik kayu di dalam rumah tercinta. Sekarang, lantai kayu Indonesia dapat Anda beli dengan harga yang lebih murah, seperti kayu laminate.

 

Sebelumya, mari kita lihat lantai kayu Indonesia tradisional, yaitu yang solid. Alas ini adalah jenis yang pertama ada dan digunakan sejak bertahun-tahun yang lalu. Jenis ini menggunakan bahan dasar kayu asli tanpa campuran bahan kimia atau yang lainnya. Biasanya, kayu yang digunakan adalah Kayu Jati, Bengkirai, Merbau, Sonokeling, Keruing, dan Ulin oleh karena kekuatan dan daya tahannya yang bagus.

 

Karena lantai solid adalah jenis yang “original”, tentunya ada banyak kelebihan yang dimiliki lantai kayu ini dibanding lainnya. Tetapi yang paling menonjol adalah keawetannya yang dapat bertahan hingga puluhan tahun, dan dapat menghindarkan Anda dari penyakit rematik. Anda dapat melihat manfaat memiliki rumah dengan lantai kayu selengkapnya di  artikel ini.
 

Karena harganya yang mahal, maka banyak yang berinovasi dan memproduksi altenatif yang lebih murah, yaitu lantai jenis  laminate. Lantai ini dibuat dari serbuk kayu yang dicampur dengan zat kimia, lalu diproses oleh mesin hingga menjadi lembaran papan.

 

Kemudian, permukaannya ditempelkan motif kayu yang sudah diproses untuk menghasilkan tekstur dan rupa yang mirip dengan lantai kayu asli. Motifnya juga beragam, dari kayu Eropa hingga lantai kayu Indonesia.

Meskipun tidak memiliki daya tahan dan kekuatan seperti lantai kayu solid (dan tidak terbuat dari kayu asli), jenis laminate masih tetap memiliki keuntungannya selain di bagian ekonomi. Lantai laminate masih akan tetap membuat rumah Anda terlihat lebih elegan.

 

Selain itu, ada banyak motif dan corak yang bisa Anda pilih, sehingga Anda dapat bebas bereksperimen dan berkreasi. Lantai juga akan tetap terasa nyaman ketika dipijak, dan permukaannya tidak terlalu keras, sehingga Anda tidak akan cedera parah apabila terjatuh.

 

Yang pasti, Anda sudah bisa memilih sendiri jenis dan tipe lantai kayu Indonesia oleh karena variasinya. Bahkan, Anda dapat menemukan alternatif lainnya yang menyerupai kayu dengan harga yang juga jauh lebih ekonomis seperti vinyl.

 

Apapun pertimbangan Anda, Selgrid akan membantu Anda untuk menemukan dan memilih yang terbaik sesuai keinginan dan budget. Selamat mencari lantai kayu!