Parquet untuk Desain Interior Anda

Admin 19 Maret 2018

Parket atau parquet berasal dari bahasa Prancis yang memiliki arti kompartemen/kotak kecil. Secara etimologi, kata “parquet” sendiri berasal dari Bahasa Prancis Kuno, “parchet”, yang berarti “ruangan kecil tertutup”.

Parquet adalah kepingan atau lembaran kayu berbentuk persegi yang biasanya disebut dengan ubin/lantai kayu, karena memiliki fungsi yang sama seperti ubin yang digunakan sebagai material finishing penutup lantai.

Biasanya, lantai kayu ini memiliki bentuk seperti mosaik geometrik yang digunakan sebagai efek dekorasi lantai. Seringkali, pola dan bentuk parket berbentuk geometrik dan sudut, seperti kotak persegi, segitiga, belah ketupat, namun terkadang berbentuk gelombang. Pola parket yang terkenal adalah pola herringbone.

Terdapat beberapa jenis parket yang kerap digunakan, yaitu solid parquet, veneer parquet, dan laminate parquet.

  • Solid parquet atau biasa disebut dengan parket kayu padat merupakan sebuah parket yang terdiri atas potongan kayu yang keras (solid). Dikatakan solid sebab solid parquet dikenal karena memiliki daya tahan yang lama/awet. Ketebalan solid parquet pada umumnya dapat mencapai 12-15 mm. Solid parquet juga dapat di-refinishing berulang kali dikarenakan ketahanannya yang telah teruji dibanding dua jenis parket yang lain.
     
  • Veneer parquet atau biasa disebut dengan parket vinir merupakan hasil kombinasi antara kayu padat (solid) pada permukaan dengan polywood atau kayu kualitas rendah pada bagian bawah. Veneer parquet pada umumnya tidak seawet solid parquet dan cenderung menjadi santapan untuk rayap. Ketebalan veneer parquet hanya mencapai 5 mm. Veneer parquet dapat di-refinishing, namun tidak bisa sesering solid parquet.
     
  • Laminate parquet atau biasa disebut dengan parket laminasi merupakan parket yang pada umumnya terbuat dari fiber atau serta yang diolah sedemikian rupa agar menyerupai kayu yang membuat laminate parquet sendiri tidak murni terbuat dari kayu padat (solid). Pada beberapa kasus, laminate parquet dilapisi polywood pada bagian bawah. Dalam segi biaya, dapat dikatakan bahwa laminate parquet menjadi parket yang termurah apabila dibandingkan dengan kedua jenis parket sebelumnya. Kelemahan laminate parquet adalah parket ini tidak dapat di-refinishing dan harus diganti secepatnya apabila mengalami kerusakan.

Berdasarkan penjelasan tersebut, Anda dapat menentukan jenis parket yang sesuai dengan kebutuhan dan budget yang saat ini Anda miliki. Apabila Anda memerlukan konsultasi, Selgrid siap untuk melayani dan menawarkan produk-produk terbaik yang dimiliki. Parket Selgrid telah terbukti memiliki kualitas yang dapat memberikan kepuasan kepada para konsumen yang menginginkan desain interior yang elegan.