5 Mitos Mengenai Lantai Kayu Laminate

Admin 25 September 2019

Karena laminate adalah lantai kayu tiruan, tidak jarang yang masih memiliki pandangan yang kurang benar mengenai flooring ini. Padahal, laminate sudah ada sejak beberapa dekade yang lalu, dan ketika dibandingkan dengan hardwood, lantai ini memiliki keunggulannya sendiri. 

Apakah Anda sedang mempertimbangkan laminate sebagai flooring proyek atau hunian Anda? Atau apakah Anda masih belum yakin untuk memilih lantai ini? Jika iya, maka Anda perlu mengetahui beberapa mitos di bawah ini.

1. Laminate tidak tahan lama dan mudah rusak

Kedua sifat ini seringkali dikaitkan dengan lantai kayu laminate. Orang-orang yang belum mengenal flooring ini akan berkata bahwa lantai ini tidak akan sekuat kayu asli dan cepat rusak. Akan tetapi, jika Anda merawatnya dengan baik, maka Anda dapat menikmati flooring ini dalam waktu yang lama. Apalagi, setiap papan lantai ini memiliki empat lapisan yang akan menjamin ketahanannya.

2. Flooring ini terlihat palsu dan murahan

Bila Anda menemukan seseorang yang berkata seperti ini, mungkin orang tersebut masih terbayang dengan bentuk laminate yang tersedia bertahun-tahun yang lalu. Sekarang, membedakan lantai kayu asli dan laminate bukanlah hal yang mudah. Apabila Anda masih belum percaya, Anda bisa mengunjungi gerai kami untuk melihat bentuk laminate modern secara langsung atau menghubungi kami untuk berkonsultasi. 

3. Membersihkan flooring ini merepotkan

Masih banyak yang beranggapan bahwa laminate adalah tipe lantai kayu yang sulit untuk dibersihkan. Jika dibandingkan dengan kayu asli, laminate memiliki cara perawatan dan pembersihan yang lebih sederhana. Akan tetapi, Anda memang harus lebih berhati-hati karena flooring ini masih mengandung kayu.

Yang perlu Anda lakukan untuk membersihkan lantai kayu laminate adalah menyapunya secara rutin dan menggunakan vacuum cleaner sewaktu-waktu untuk mencegah debu dan partikel lainnya yang dapat menggores permukaan lantai. Mengepelnya juga bisa, hanya saja Anda tidak disarankan untuk menggunakan kain pel yang basah karena air dapat meresap ke dalam celah papan dan ke dalam kayu pada laminate. Untuk mengepel flooring ini, cukup gunakan kain lembut yang lembab.

4. Laminate tidak dapat diperbaiki dan harus diganti

Memang, flooring hardwood yang tergores hanya perlu diampelas ulang dan diberi pernis kembali. Tetapi bukan berarti laminate tidak memberikan Anda kemudahan dalam hal kerusakan atau cacat ringan.

Tidak seperti vinyl roll atau lembaran, laminate berbentuk papan dan akan dipasang satu persatu. Sehingga, ketika ada kerusakan yang cukup parah, umumnya yang harus diganti hanya papan itu saja dan mungkin papan di sekitarnya. Selain itu, penggantian papan ini hanya terjadi bila lantai kayu tersebut benar-benar rusak parah dan proses perbaikannya juga sederhana dan tidak memakan waktu yang banyak.

Goresan ringan juga dapat diperbaiki menggunakan lilin atau peralatan khusus untuk membenahi flooring tersebut. Jadi, lantai kayu ini tidak merepotkan Anda sama sekali.

5. Lantai kayu ini tidak murah

Tentunya ketika Anda membandingkan flooring ini dengan hardwood, Anda bisa melihat bahwa flooring ini adalah alternatif kayu asli dengan harga yang terjangkau. Tidak hanya ramah di kantong saja, lantai ini juga memberikan Anda segala keunggulan serta masa pakai yang tidak sebentar. 

Lalu, murah tidaknya laminate juga bergantung dari bahan produksinya. Semakin berkualitas bahannya, maka semakin tinggi juga harga jualnya. Namun, kualitas produknya juga akan lebih unggul dan Anda sebagai pengguna dapat menikmatinya serta merasakan keuntungannya. 

Apakah Anda sudah lebih memahami flooring ini? Jika Anda masih ragu, hubungi tim kami sekarang juga atau kunjungi gerai Selgrid secepatnya. Kami akan memastikan bahwa Anda mendapatkan informasi menyeluruh mengenai produk-produk kami seperti lantai kayu laminate.